Monday, 15 September 2014

TINGKATAN MANUSIA KETIKA MATI DAN SAAT BERBANGKIT (Bagian 1)



TINGKATAN MANUSIA KETIKA MATI DAN SAAT BERBANGKIT
(Bagian 1)
فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ (٨٨) فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ (٨٩) وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ (٩۰) فَسَلَامٌ لَكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ (٩۱) وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ (٩۲) فَنُزُلٌ مِنْ حَمِيمٍ (٩۳) وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ (٩٤) إِنَّ هَذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِينِ (٩٥) فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ (٩٦)
Adapun jika dia mati termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), Maka dia memperoleh istirahat dan rahmat serta jannah yang penuh kenikmatan. Dan Adapun jika dia mati termasuk golongan kanan, Maka dapat ucapan selamat bagimu termasuk golongan kanan. Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat, Maka dia mendapat hidangan air yang mendidih, dan masuk neraka. Sesungguhnya yang demikian ini kebenaranyang meyakinkan. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha besar.
QS Al Waqi’ah 88-96.

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَبَابَةُ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَيِّتُ تَحْضُرُهُ الْمَلَائِكَةُ فَإِذَا كَانَ الرَّجُلُ صَالِحًا قَالُوا اخْرُجِي أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطَّيِّبَةُ كَانَتْ فِي الْجَسَدِ الطَّيِّبِ اخْرُجِي حَمِيدَةً وَأَبْشِرِي بِرَوْحٍ وَرَيْحَانٍ وَرَبٍّ غَيْرِ غَضْبَانَ فَلَا يَزَالُ يُقَالُ لَهَا ذَلِكَ حَتَّى تَخْرُجَ ثُمَّ يُعْرَجُ بِهَا إِلَى السَّمَاءِ فَيُفْتَحُ لَهَا فَيُقَالُ مَنْ هَذَا فَيَقُولُونَ فُلَانٌ فَيُقَالُ مَرْحَبًا بِالنَّفْسِ الطَّيِّبَةِ كَانَتْ فِي الْجَسَدِ الطَّيِّبِ ادْخُلِي حَمِيدَةً وَأَبْشِرِي بِرَوْحٍ وَرَيْحَانٍ وَرَبٍّ غَيْرِ غَضْبَانَ فَلَا يَزَالُ يُقَالُ لَهَا ذَلِكَ حَتَّى يُنْتَهَى بِهَا إِلَى السَّمَاءِ الَّتِي فِيهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَإِذَا كَانَ الرَّجُلُ السُّوءُ قَالَ اخْرُجِي أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْخَبِيثَةُ كَانَتْ فِي الْجَسَدِ الْخَبِيثِ اخْرُجِي ذَمِيمَةً وَأَبْشِرِي بِحَمِيمٍ وَغَسَّاقٍ وَآخَرَ مِنْ شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ فَلَا يَزَالُ يُقَالُ لَهَا ذَلِكَ حَتَّى تَخْرُجَ ثُمَّ يُعْرَجُ بِهَا إِلَى السَّمَاءِ فَلَا يُفْتَحُ لَهَا فَيُقَالُ مَنْ هَذَا فَيُقَالُ فُلَانٌ فَيُقَالُ لَا مَرْحَبًا بِالنَّفْسِ الْخَبِيثَةِ كَانَتْ فِي الْجَسَدِ الْخَبِيثِ ارْجِعِي ذَمِيمَةً فَإِنَّهَا لَا تُفْتَحُ لَكِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ فَيُرْسَلُ بِهَا مِنْ السَّمَاءِ ثُمَّ تَصِيرُ إِلَى الْقَبْرِ
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Syababah dari Ibnu Abu Dzi`b dari Muhammad bin 'Amru bin 'Atha` dari Sa'id bin Yasar dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "orang yang akan matididatangi Malaikat, jika ia seorang yang shalih, maka para Malaikat akan berkata; "Keluarlah wahai jiwa yang baik yang berada dalam tubuh yang baik. Keluarlah dengan terpuji dan bergembiralah dengan kenyamanan serta wewangian, dan Rabb yang tidak akan murka." dan seruan itu terus di serukan kepadanya sampai ruhnya keluar. Kemudian ruh ituakan diangkat ke langit dan ditanya; "Ruh siapakah ini? Mereka (para Malaikat) menjawab; "Fulan." maka di katakan kepadanya; "Selamat datang wahai ruhyang baik," dan seruan itu terus di serukan kepadanya sampai ia tiba di langit yang terdapat Allah 'azza wajalla di sana. Namun jika yang akan matitersebut dari orang yang jelek, maka akan di katakan (kepadanya); "Keluarlan wahai ruh yang jelek yang ada dalam tubuh yang jelek, keluarlah dengan mendapat celaandan terimalah air yang panas dan bau yang busuk, serta siksaan lainnya yang berlipat ganda." seruan itu terus saja di serukan sampai ruhnya keluar. Kemudian ruh ituakan di angkat ke langit, maka pintu langit tidak akan di bukakan untuknya. Di tanyakan kepadanya; "Ruh siapakah ini?" di jawab; "Fulan." lalu di katakan; "Tidak ada ucapan selamat untuk ruhyang jelekyang terdapat pada tubuh yang jelek, kembalilah dalam keadaan tercela, karena tidak akan di bukakan pintu-pintu langit untukmu." kemudian ruh itu di turunkan dari langit, kemudian ke dalam kubur."
HR  Ibnu Majah 12:314 No 4252
Bersambung....insya Allah.......

No comments:

Post a Comment